Berita

Berita Pendidikan Nasional

(0 pemilihan)

Pembuatan Eco enzim Pilihan

SDN 28 Payakumbuh menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan mengadakan kegiatan pembuatan eco enzim. Inisiatif ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Hj. Wisma Diandra, M.Pd., sebagai bagian dari program sekolah untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mempromosikan gaya hidup berkelanjutan di kalangan siswa dan staf pengajar.

 

Eco enzim adalah larutan organik yang dihasilkan dari fermentasi limbah organik dapur seperti kulit buah dan sayuran, gula (gula merah, gula putih, atau molase), dan air. Cairan ini memiliki beragam manfaat, termasuk sebagai pembersih alami, pupuk tanaman, dan penjernih air.

 

Ibu Hj. Wisma Diandra, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis kepada siswa tentang pengelolaan limbah organik dan manfaatnya bagi lingkungan. "Kami ingin siswa tidak hanya belajar teori lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam tindakan nyata. Dengan membuat eco enzim, mereka belajar bagaimana limbah organik dapat diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat," ujarnya.

 

Proses pembuatan eco enzim melibatkan siswa dari berbagai kelas, didampingi oleh guru-guru yang telah mendapatkan pelatihan sebelumnya. Bahan-bahan organik seperti kulit buah-buahan (nanas, pisang, jeruk), sayuran, dan sisa makanan dikumpulkan dari rumah siswa dan lingkungan sekitar sekolah. Kemudian, bahan-bahan ini dicampur dengan gula dan air dalam wadah yang telah disiapkan. Campuran tersebut kemudian difermentasi selama kurang lebih tiga bulan.

 

Selama proses fermentasi, siswa diajarkan untuk mengamati perubahan yang terjadi dan mencatat setiap tahapan. Mereka juga belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan dan sterilisasi alat-alat yang digunakan untuk mencegah kontaminasi.

 

Setelah masa fermentasi selesai, eco enzim yang dihasilkan dapat digunakan untuk berbagai keperluan di sekolah, seperti membersihkan lantai, menyiram tanaman di kebun sekolah, dan sebagai bahan campuran untuk membuat pupuk kompos. Selain itu, siswa juga diajak untuk membawa pulang eco enzim ke rumah masing-masing untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

 

Kegiatan pembuatan eco enzim ini mendapatkan sambutan positif dari siswa, guru, dan orang tua. Banyak siswa yang merasa senang dan termotivasi untuk terus menjaga lingkungan. "Saya jadi tahu kalau sampah dapur bisa diolah jadi sesuatu yang berguna. Sekarang saya selalu mengumpulkan kulit buah dan sayuran untuk membuat eco enzim di rumah," kata salah seorang siswa.

 

Dengan adanya kegiatan ini, SDN 28 Payakumbuh berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam upaya pelestarian lingkungan. Ibu Hj. Wisma Diandra, M.Pd., juga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan generasi muda yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. "Kami berharap, melalui kegiatan ini, anak-anak dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar mereka," pungkasnya.

 

 

Kepala Sekolah

Ibu Hj. Wisam Diandra, M. Pd

 

#MenujusekolahAdiwiyata 

#GenerasiHebat 

#SemangatKompetisi 

#IndonesiaBerprestasi

#Sdn28payakumbuh

#Sekolahsehat

#Sekolahramahanak

#Praktekbaik

#Menginspirasi

#Disdikpyk

Baca 66 kali
SDN 28 Payakumbuh

Mudahkanlah, jangan dipersulit!

Pengunjung

261671
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
409
254288
13809
261671

Your IP: 216.73.216.179
2026-03-26 21:01

Please publish modules in offcanvas position.

hacklink hack forum hacklink film izle hacklink สล็อตเว็บตรงonwinสล็อตเว็บตรงสล็อตเว็บตรงสล็อตเว็บตรงenbettipobetสล็อตเว็บตรงenbetkumar sitelerialgototomeritkingGebze Escortcasinolevant