Merupakan ruangan, tempat yang digunakan sebagai tempat shalat dan mengaji bagi umat Islam.
Ruang tempat Aktivitas untuk melatih tubuh siswa, guuru dan staff tidak hanya secara jasmani tetapi juga secara rohani.
Merupakan tempat untuk siswa mengapresiasikan dan meng-explore bakat yang di miliki.
Mudahkanlah, jangan dipersulit!
Kesetiaan bermula dari kebersamaan, berkembang karena pengertian, dan bertahan karena rasa saling percaya
Alhamdulillah Ibu Kepala Sekolah Hebat kami Ibu Hj. Wisma Diandra, M. Pd (Diandraspd Diandra ) ditugaskan Mengikuti Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan (KPL) tahun 2024 " Yang diadakan di Padang. Semangat selalu buat Ibu kepala sekolah hebat kami semoga bisa menginspirasi kami semuanya ???

Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan (KPL) merupakan jenjang pendidikan tertinggi bagi Pembina Pramuka. KPL bertujuan untuk meningkatkan kemampua UN n dan pengetahuan Pembina Pramuka agar dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
?Tujuan dan Manfaat KPL
KPL dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelatihan Pembina Pramuka yang terus berkembang. Tujuan utama KPL adalah untuk:
?Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan Pembina Pramuka dalam berbagai bidang, termasuk metode kepramukaan, kepemimpinan, manajemen, dan pengembangan karakter.
?Mempersiapkan Pembina Pramuka untuk menjadi pelatih bagi calon Pembina Pramuka di tingkat dasar dan menengah.
?Memperkuat peran Pembina Pramuka dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
?Manfaat mengikuti KPL antara lain:
?Meningkatkan kompetensi dan profesionalitas sebagai Pembina Pramuka.
?Memperoleh pengakuan resmi sebagai Pelatih Pembina Pramuka.
?Membuka peluang untuk menjadi pelatih di berbagai kegiatan kepramukaan.
?Memperluas jaringan dan relasi dengan Pembina Pramuka lainnya.
?Materi dan Metode Pelatihan
Materi KPL meliputi berbagai aspek kepramukaan, seperti:
- Metode kepramukaan
- Kepemimpinan dan manajemen
- Pengembangan karakter dan nilai-nilai kepramukaan
- Teknik kepramukaan
- Pertolongan pertama dan keselamatan
- Pendidikan lingkungan hidup
- Pendidikan kewarganegaraan
Metode pelatihan KPL umumnya menggunakan pendekatan praktis dan experiential learning. Peserta akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan, seperti:
- Diskusi dan presentasi
- Simulasi dan role-playing
- Praktek lapangan
- Workshop dan studi kasus
?Kwartir Nasional dan Kwarda
KPL diselenggarakan oleh Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dan Kwartir Daerah (Kwarda) di berbagai wilayah. Kwarnas memiliki Pusdiklatnas (Pusat Pendidikan dan Pelatihan Nasional) yang berperan sebagai pusat pelatihan bagi Pembina Pramuka di seluruh Indonesia. Kwarda juga memiliki Pusdiklatda (Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah) yang menyelenggarakan KPL di tingkat daerah.
?Kesimpulan
KPL merupakan program penting dalam pengembangan sumber daya manusia Gerakan Pramuka. KPL membantu Pembina Pramuka untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitasnya, sehingga dapat lebih efektif dalam membina generasi muda. KPL juga membuka peluang bagi Pembina Pramuka untuk menjadi pelatih dan berperan aktif dalam memajukan Gerakan Pramuka.
Jangan pernah menyerah sebelum mencapai puncak, karena di sana terbentang pemandangan yang indah.
Bergabunglah dengan pramuka dan jadilah pahlawan bagi masa depan bangsa.
#Sdn28payakumbuh
#Sekolahpenggerak
#Sekolahramahanak
#Praktekbaik
#Menginspirasi
#KPL2024
#Disdikpyk
SD Negeri 28 Payakumbuh melaksanakan program pembiasaan makan buah sebagai bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan siswa. Program ini bertujuan untuk membangun kebiasaan makan sehat pada anak-anak sejak usia dini, dengan menekankan pentingnya mengonsumsi buah-buahan sebagai sumber nutrisi yang alami dan menyehatkan.
Selain sebagai bagian dari pola makan sehat, kegiatan ini juga diintegrasikan dalam pembelajaran di kelas, di mana guru-guru menjelaskan manfaat mengonsumsi buah-buahan dari segi kesehatan dan perkembangan tubuh. Siswa tidak hanya diajarkan tentang pentingnya makan buah, tetapi juga diberikan contoh nyata melalui kegiatan rutin yang dilaksanakan secara kolektif.

Manfaat Program Makan Buah:
1. Meningkatkan Asupan Nutrisi
Buah-buahan kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang sangat diperlukan oleh tubuh, khususnya bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Vitamin C, yang banyak terdapat pada buah seperti jeruk dan pepaya, membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Sementara itu, kandungan serat pada buah seperti apel dan pisang bermanfaat untuk pencernaan yang sehat.
2. Membantu Pembentukan Pola Makan Sehat
Dengan membiasakan anak-anak makan buah setiap hari, mereka akan terbiasa dengan pola makan sehat yang dapat terbawa hingga dewasa. Kebiasaan ini diharapkan dapat mencegah berbagai masalah kesehatan di masa depan, seperti obesitas dan penyakit tidak menular lainnya.
3. Meningkatkan Konsentrasi dan Energi
Buah merupakan sumber energi alami yang baik. Dengan mengonsumsi buah secara teratur, anak-anak mendapatkan energi yang stabil dan berkelanjutan sepanjang hari, yang membantu mereka tetap fokus dalam belajar. Kandungan gula alami pada buah memberikan dorongan energi yang sehat dibandingkan dengan makanan yang mengandung gula tambahan.
4. Mengurangi Risiko Penyakit
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi buah secara teratur dapat mengurangi risiko berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Dengan memperkenalkan kebiasaan ini sejak dini, SD Negeri 28 Payakumbuh berharap dapat menanamkan kebiasaan yang dapat melindungi kesehatan siswa di masa depan.
5. Pembelajaran Tentang Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat
Melalui program ini, siswa juga diajarkan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan memilih makanan yang alami serta ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini mendorong anak-anak untuk memahami peran buah-buahan dalam pola hidup sehat, yang tidak hanya bermanfaat bagi tubuh mereka tetapi juga bagi lingkungan.
Program pembiasaan makan buah di SD Negeri 28 Payakumbuh merupakan langkah positif dalam upaya sekolah untuk mendukung gaya hidup sehat bagi siswa. Dengan mengintegrasikan kegiatan ini dalam aktivitas harian di sekolah, diharapkan anak-anak akan memahami pentingnya mengonsumsi buah dan mengembangkan kebiasaan makan yang baik untuk kesehatan mereka di masa mendatang. Program ini tidak hanya membantu dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, tetapi juga membekali siswa dengan pengetahuan yang bermanfaat tentang nutrisi dan kesehatan.
Kepala Sekolah: Hj. Wisma Diandra, M. Pd
Burung pipit di atas lembu
Terbang ke ranting indah terlihat
Ayo bangkit dari tidurmu
Sambut pagi dengan semangat
SD Negeri 28 Payakumbuh adalah salah satu Sekolah Penggerak Angkatan 3 mendapatkan kunjungan lapangan dari fasilitator Sekolah Penggerak Ibu Dr. Renny Risdawati, M.Si pada Jum'at, 27 September 2024.

Kunjungan ini bertujuan untuk melaksanakan refleksi berjalannya Program Sekolah Penggerak dan Implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan. Kunjungan dilaksanakan pada pukul 07.15 WIB s.d. 09.30 WIB. Agenda kunjungan lapangan diawali dengan kegiatan lapangan dan kunjungan kelas untuk mengecek berjalannya pola pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Kelas yang dikunjungi adalah kelas V.a, nah kelas ini termasuk kelas digital pada jam pelajaran Bahasa Indonesia.
Dalam paparannya Ibu Renny telah menilai bahwa diferensiasi dan berjalannya pembelajaran berlangsung dengan baik. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan diskusi dan paparan pelaksanaan program sekolah penggerak di SD Negeri 28 Payakumbuh. Ibu Hj. Wisma Diandra,M.Pd selaku kepala sekolah dalam paparannya menjelaskan bahwa di SD Negeri 28 Payakumbuh melalui program sekolah penggerak ini menjadi sekolah yang hidup. Hal ini ditandai dengan banyaknya program sekolah, pembiasaan baik, kegiatan baik akademik maupun non akademik dan perlombaan, walaupun masih ada hal yang perlu dievaluasi dan ditingkatkan. Berjalannya Program Sekolah Penggerak (PSP) di SD Negeri 28 Payakumbuh dilaksanakan melalui timeline yaitu adanya PMO, lokakarya, IHT, sosialisasi, dan digitalisasi sekolah.
Ibu Renny selaku fasilitator memberikan saran untuk lebih sering melaksanakan refleksi program-program sekolah dan memaksimalkan kegiatan komunitas belajar di sekolah. Dengan adanya refleksi harapannya satuan pendidikan dapat melakukan evaluasi, perbaikan maupun pengembangan lebih lanjut mengenai progam yang telah berjalan. Penutup dari kunjungan lapangan ini dilakukan refleksi bersama mengenai program sekolah penggerak di SD Negeri 28 Payakumbuh. Setelah melakukan diskusi dan refleksi bersama, fasilitator didampingi kepala sekolah, dan dewan guru melakukan foto bersama.
?Kepala Sekolah?
SD Negeri 28 Payakumbuh
#Sdn28Payakumbuh
#Sekolahpenggerak
#Cerdasberkarakter
#Mandiri
#Kreatif
#Pembelajaranberdiferensiasi
#Sdn28ok
#DisdikPyk
Burung pipit di atas lembu
Terbang ke ranting indah terlihat
Ayo bangkit dari tidurmu
Sambut pagi dengan semangat
SD Negeri 28 Payakumbuh adalah salah satu Sekolah Penggerak Angkatan 3 mendapatkan kunjungan lapangan dari fasilitator Sekolah Penggerak Ibu Dr. Renny Risdawati, M.Si pada Jum'at, 27 September 2024.

Kunjungan ini bertujuan untuk melaksanakan refleksi berjalannya Program Sekolah Penggerak dan Implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan. Kunjungan dilaksanakan pada pukul 07.15 WIB s.d. 09.30 WIB. Agenda kunjungan lapangan diawali dengan kegiatan lapangan dan kunjungan kelas untuk mengecek berjalannya pola pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Kelas yang dikunjungi adalah kelas V.a, nah kelas ini termasuk kelas digital pada jam pelajaran Bahasa Indonesia.
Dalam paparannya Ibu Renny telah menilai bahwa diferensiasi dan berjalannya pembelajaran berlangsung dengan baik. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan diskusi dan paparan pelaksanaan program sekolah penggerak di SD Negeri 28 Payakumbuh. Ibu Hj. Wisma Diandra,M.Pd selaku kepala sekolah dalam paparannya menjelaskan bahwa di SD Negeri 28 Payakumbuh melalui program sekolah penggerak ini menjadi sekolah yang hidup. Hal ini ditandai dengan banyaknya program sekolah, pembiasaan baik, kegiatan baik akademik maupun non akademik dan perlombaan, walaupun masih ada hal yang perlu dievaluasi dan ditingkatkan. Berjalannya Program Sekolah Penggerak (PSP) di SD Negeri 28 Payakumbuh dilaksanakan melalui timeline yaitu adanya PMO, lokakarya, IHT, sosialisasi, dan digitalisasi sekolah.
Ibu Renny selaku fasilitator memberikan saran untuk lebih sering melaksanakan refleksi program-program sekolah dan memaksimalkan kegiatan komunitas belajar di sekolah. Dengan adanya refleksi harapannya satuan pendidikan dapat melakukan evaluasi, perbaikan maupun pengembangan lebih lanjut mengenai progam yang telah berjalan. Penutup dari kunjungan lapangan ini dilakukan refleksi bersama mengenai program sekolah penggerak di SD Negeri 28 Payakumbuh. Setelah melakukan diskusi dan refleksi bersama, fasilitator didampingi kepala sekolah, dan dewan guru melakukan foto bersama.
?Kepala Sekolah?
SD Negeri 28 Payakumbuh
#Sdn28Payakumbuh
#Sekolahpenggerak
#Cerdasberkarakter
#Mandiri
#Kreatif
#Pembelajaranberdiferensiasi
#Sdn28ok
#DisdikPyk
Sekolah kami terdiri dari 304 siswa, 15 guru, staff TU 1 orang, Penjaga Sekolah 1 orang, Guru Perpustakaan 1 orang